Menggunakan kendaraan dinas (mobile), patroli yang diikuti empat orang personel tersebut menjangkau wilayah hukum yang luas. Rute yang dilalui dimulai dari Desa Rabakodo, Talabiu, Penapali, Dadibou, Donggobolo, Kalampa, Samili, Naru, Nisa, dan berakhir di Desa Tente. Cakupan ini menunjukkan komitmen untuk menjaga kamtibmas hingga ke wilayah pedesaan.
Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa fokus patroli malam itu adalah pencegahan multi-sektor. "Pencegahan kasus Crime of Chance (3C), balapan liar, pemanahan (judi), tawuran, hingga peredaran gelap narkoba dan miras menjadi fokus utama kegiatan tersebut," jelasnya.
Lebih dari sekadar tindakan pengawasan, kegiatan ini juga memiliki misi edukasi. "Selain pencegahan, kegiatan yang dilakukan secara mobile itu juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya," tambah Kapolres Bima dalam keterangan tertulisnya. Hal ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui institusi Polri di tengah masyarakat.
Dengan pendekatan yang proaktif dan preventif, patroli ini diharapkan dapat menekan angka kejahatan sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan warga. "Kegiatan tersebut juga merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat," pungkas AKP Adib Widayaka.
Seluruh rangkaian patroli yang dimulai sekitar pukul 21.00 Wita tersebut dilaporkan berjalan lancar dan aman. Tidak ditemukan sasaran patroli ataupun kejadian menonjol selama operasi, menunjukkan situasi yang terkendali. Keberlanjutan kegiatan serupa diharapkan dapat menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Woha.

Tidak ada komentar
Posting Komentar