Dalam kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud AKP Hari Purnomo tersebut, petugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kapal yang tengah berlabuh. Selain memberikan edukasi mengenai risiko melaut di tengah cuaca buruk, tim juga memeriksa secara saksama administrasi serta muatan kapal untuk memastikan tidak ada barang ilegal yang keluar-masuk.
Kapolres Bima, AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K, M.J., melalui Kasi Humas Polres Bima, AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa tindakan ini adalah langkah preventif demi menjaga stabilitas keamanan di laut.
"Kami tidak ingin kecolongan. Selain menjaga keselamatan nyawa warga dari ancaman ombak besar, kami juga memperketat pengawasan muatan kapal untuk mengantisipasi masuknya barang-barang ilegal melalui jalur laut yang kerap memanfaatkan pelabuhan tradisional," tegasnya, mengutip Adib.
Diteruskannya, pemeriksaan dokumen dan muatan merupakan bagian dari strategi antisipatif menyusul maraknya isu penyelundupan melalui 'jalur tikus'. Di sisi lain, sosialisasi cuaca ekstrem menjadi prioritas utama untuk menekan angka kecelakaan pelayaran saat kondisi angin dan gelombang sedang tidak menentu.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di perairan Teluk Bima dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali. Polairud Polres Bima berencana meningkatkan intensitas patroli serupa di berbagai titik pelabuhan tradisional lainnya guna memastikan perairan Bima tetap kondusif baik dari sisi keselamatan maupun keamanan.

Tidak ada komentar
Posting Komentar