Operasi KRYD kali ini dilaksanakan oleh Regu III SPKT Polsek Woha dengan menyisir sejumlah titik strategis secara mobile. Fokus penyisiran meliputi desa-desa, ruas jalan utama, jalur minim penerangan, serta lokasi-lokasi yang diidentifikasi memiliki kerawanan tinggi terhadap gangguan keamanan.
Di bawah kendali langsung Kapolsek Woha, AKP Muhtar, operasi yang dimulai pukul 20.00 WITA ini diprioritaskan untuk menekan angka kriminalitas konvensional, khususnya aksi 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Selain itu, petugas juga memberikan pengawasan ekstra terhadap potensi balapan liar dan aksi begal yang kerap meresahkan pengguna jalan saat malam hari.
Kapolres Bima AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka, menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk mengganggu kenyamanan publik di wilayah hukum Polres Bima.
"Kami memastikan bahwa segala bentuk kriminalitas, mulai dari begal, balapan liar, hingga kasus 3C, akan ditindak tegas. Polres Bima dan seluruh jajaran berkomitmen penuh menutup ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan," tegas AKP Adib.
Selain tindakan represif-preventif, tim di lapangan juga mengedepankan dialog dengan menyambangi titik keramaian warga untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sistem keamanan mandiri di lingkungan masing-masing.
Hingga berakhirnya kegiatan, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Woha terpantau aman, terkendali, dan tidak ditemukan kejadian menonjol. Melalui konsistensi patroli KRYD ini, Polri berharap kehadiran negara di tengah malam dapat menjadi jaminan ketenangan bagi warga, sekaligus membuktikan bahwa setiap jengkal wilayah hukum Polres Bima tetap dalam pengawasan ketat demi terciptanya keamanan yang berkelanjutan.

Tidak ada komentar
Posting Komentar