Pimpin Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Bima Kabupaten:Jadikan Tugas sebagai ibadah, Setiap Pelayanan Sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai Landasan Utama - TABACA.online : Baca tuntas sampai titik.
BREAKING NEWS
latest

728x90

468x60

header-ad

Pimpin Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Bima Kabupaten:Jadikan Tugas sebagai ibadah, Setiap Pelayanan Sebagai kehormatan dan jadikan kepercayaan rakyat sebagai Landasan Utama

  



BIMA, NTB.- Kepolisian resor Bima Kabupaten Polda NTB menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Markas Komando Polres Bima Kabupaten pada Rabu (1/7/2026).



Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Bima Kabupaten  AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH.,bertindak selaku Komandan Upacara Ipda M.Akbar Habibi SH.



Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bima Ady  Mahyudi S.E, Dandim 1608 Bima Letkol Arh  Samuel  Asdiyanto Limbongan ., S.Kom., M.Sc, Ketua DPRD Diah  Citra Pravitasari  S.IP., M.IP, Kepala kejaksaan Bima Farhan  Zam Zam  S.H.,  Kepala Pengadilan Bima Alfian S.H,Danyon Brimob diwakili Danki. Iptu  M. Jasuli  Ramadhan S.H, Forum FKPD Kabupaten Bima, Purnawan Polri

Kepala Bandar Udara Sultan M.salahuddin Bima,Kepala BANK BNI Cab. Bima,Kepala BANK BRI Cab. Bima Tokoh Agama, toda, toma dan tokoh pemuda dan p Undangan Lainnya.



Rangkaian upacara diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh inspektur upacara mengheningkan Cipta yang dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bhayangkara.



Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.MH, membacakan amanat Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun bertugas.



“Saya menyampaikan apresiasi tertinggi dari negara serta ucapan terima kasih atas kerja keras, pengabdian, dan pengorbanan yang telah saudara-saudara tunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan dalam negeri secara profesional dan tanpa lelah,” ujar Kapolres.



Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Tema tersebut menegaskan bahwa seluruh perjalanan pengabdian Polri bermuara pada satu tujuan luhur, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui prinsip melindungi, mengayomi, dan melayani.



Di katakannya, perwujudan pengabdian tersebut hanya dapat tercapai jika Polri mampu mencerminkan kesigapan, ketegasan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pokoknya. Fokus utama Polri saat ini adalah memberikan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada manfaat langsung bagi masyarakat.



Suksesnya beberapa program pemerintah tentunya tidak terpisahkan dari peran penting kepolisian  dalam mengawal agenda strategis nasional  diantaranya,  dukungan terhadap program makan bergizi gratis yang diwujudkan melalui pembangunan satuan pelayanan pemenuhan  gizi  (sppg) sebanyak 1.179 unit dari target 61.500  unit,  dukungan terhadap program swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung dengan total lahan seluas 651.196 hektare, yang 

Berhasil mendongkrak produksi jagung nasional  sebesar 9% atau setara 1,36 juta ton, penegakan  hukum terhadap kejahatan yang merusak moral  bangsa dan memicu kebocoran keuangan negara, 



Kebocoran seperti kejahatan narkoba, penyelundupan dan judi  online, program penyediaan rumah bagi pnpp dan  masyarakat dimana polri telah berhasil meresmikan 10.905 unit hunian dari rencana  pembangunan 15.923 unit serta menjaga stabilitas  keamanan untuk investasi dan hilirisasi melalui  pengamanan pada proyek strategis nasional, kawasan industri hilirisasi serta ladang-ladang energi.



Dalam amanatnya Kapolres Juga mengajak seluruh personel untuk mempersiapkan diri secara  sungguh-sungguh dengan mempedomani lima hal.



Pertama, perkuat reformasi kelembagaan polri. Polri harus memastikan proses reformasi birokrasi  polri mampu mewujudkan institusi polri yang profesional, transparan, akuntabel, berintegritas  dan berorientasi pada pelayanan publik  yang  berkualitas. Tunjukkan bahwa polri adalah institusi  yang mampu beradaptasi dengan perkembangan jaman melalui Transformasi organisasi yang lebih  responsif dan terbuka terhadap pengawasan publik.




Kedua, tingkatkan Profesionalitas dalam pelaksanaan tugas. Polri harus mampu memastikan profesionalitas setiap anggota dalam pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan  pelayanan kepada masyarakat dan penegakan  hukum. Manfaatkan teknologi informasi untuk  meningkatkan kualitas pelayanan serta tingkatkan  transparansi proses kerja dan perkuat  akuntabilitas organisasi. Hal ini sangat penting untuk meraih kepercayaan publik terhadap polri.



Ketiga, perkuat kapasitas sumber daya manusia untuk menghadapi kompleksitas ancaman. Ini  adalah tantangan utama polri di era digital. Kemajuan teknologi informasi senantiasa dibarengi dengan perkembangan karakteristik ancaman keamanan. Polri harus mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusianya untuk mampu  menghadapi ancaman keamanan yang bersifat multidimensional. Sehingga dengan kapasitas  sumber daya manusia yang profesional, adaptif,  berintegritas, dan menguasai teknologi serta berorientasi pelayanan, polri tidak hanya mampu menjadi penjaga keamanan, namun juga menjadi pelindung bagi masyarakat dari ancaman dan kejahatan.



Keempat, tingkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi lingkungan strategis yang  dinamis. Saya tegaskan, di tengah situasi geopolitik global yang sangat dinamis, polri harus  memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Polri harus mampu mendeteksi setiap perubahan yang  terjadi, merespons peluang dan ancaman dengan  cepat serta beradaptasi dengan lingkungan. Polri harus mampu menjadi institusi kepolisian modern  yang berbasis data, Prediktif, kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan publik.



Kelima, dan ini yang terpenting, penguatan legitimasi institusi polri. Dalam negara  demokrasi, legitimasi polri  tidak hanya dilihat dari keberhasilan polri dalam pelaksanaan tugas, namun juga pengakuan dan kepercayaan publik  terhadap polri. Untuk itu, harus mampu menunjukkan jati diri sebagai abdi masyarakat.  Bangun budaya integritas organisasi. Perkuat komunikasi publik, respon cepat keluhan dan kritik publik serta manfaatkan media sebagai sarana untuk memperkuat reputasi polri.  

 


Kapolres juga menekankan  bahwa tugas pokok polri bukan  hanya menjaga keamanan dan menegakkan  hukum semata, namun juga menjaga kepercayaan publik. 



"Untuk itu, polri harus bertransformasi  menuju institusi yang semakin profesional,  humanis, responsif dan prediktif serta menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri polri". Jelasnya.



Sebelum mengakhiri amanatnya Kapolres mengucapkan selamat hari bhayangkara ke- 80. Jadilah  insan bhayangkara sebagai panggilan tugas yang  mulia, panggilan untuk menjadi anggota polri yang lebih baik, lebih profesional dan lebih bermanfaat.



"Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, jadikan setiap pelayanan sebagai kehormatan dan jadikan  kepercayaan rakyat sebagai alasan utama kita memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah indonesia yang aman, indonesia yang aman adalah indonesia yang maju". Tutupnya.



Seluruh rangkaian berjalan dengan penuh semangat, khidmat dan aman Pungkas Adib menutup rilisnya.

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar