BIMA, NTB.- Unit Inafis Satreskrim Polres Bima Kabupaten Polda NTB menggelar olah TKP meninggalnya warga negara asing asal Arab Saudi pada Selasa 4 Agustus 2026 pukul 12.30. Wita di Desa Oi Saro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.
Almarhum yang berinisial MSM (L) kelahiran Dammam, 20 Juli 1974 berdomisili di Desa Oi Saro itu menghembuskan nafas terakhirnya saat menuju PKM Sanggar pada Selasa 4 Agustus 2026 pukul 00.56. Wita.
Kronologi,
Pada senin 3 Agustus 2026 sekira pukul 18.00 WITA hari salah satu warga (saksi) datang kerumah almarhum sampai di rumahnya, saksi melihat pintu rumah sudah terbuka. Kemudian saksi masuk dan mencari korban sambil memanggil namanya
Setelah sampai di ruang keluarga, saksi ini melihat korban terbaring di sofa ruang keluarga sambil bergumam dan hanya menggunakan pakaian dalam saja.
Selanjutnya saksi menanyakan apa yang terjadi kepada korban namun dikarenakan korban kurang bisa berbahasa Indonesia saksi sedikit kesulitan untuk berdialog dengan korban.Lalu saksi berinisiatif membelikan korban makanan di warung dikarenakan korban belum makan dari pagi.Setelah itu saksi memberi tahu Kepala Desa akan kondisi almarhum.
Sesampainya dikediaman almarhum keduanya tidak menemukan Almarhum keduanya pun berusaha mencari dan mendengar suaranya di kamar mandi Setelah itu saksi mengajak korban bicara dan dia menjawab menggunakan bahasa arab dan keduanya pun kembali menunggu di ruang keluarga.
Tidak lama kemudian keduanya kembali mengecek ternyata almarhum sudah keluar dari kamar mandi dan duduk di spring bad dikamarnya dalam keadaan tidak berpakaian.melihat itu kedua warga ini pun memakaikan celana pendek.
Melihat kondisi Almarhum salah satu dari warga itu menghubungi petugas nakes dan tidak lama kemudian petugas tiba di TKP langsung memeriksa tekanan darah hasilnya tekanan darah almarhum 170/130. Saat itu almarhum sudah dalam keadaan terbaring dengan kondisi lemah, mulut mengeluarkan busa dan tercium bau alkohol yang menyengat.
Akibat kondisi Almarhum semakin memburuk akhirnya oleh warga dan petugas nakes almarhum dilarikan ke PKM Sanggar namun nyawanya tidak tertolong almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di perjalanan menuju PKM Sanggar.oleh Pihak PKM Jasad Almarhum di bawa ke RSUD Bima didampingi oleh Isteri dan Unit Reskrim Polsek Sanggar.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.M.H., melalui Kasatreskrim Iptu Ghufron Subeki S.H.,
Mendapat informasi itu Kasat Reskrim memerintahkan unit Inafis untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.
Setelah menempuh perjalanan selama 3 jam petugas Inafis tiba dan langsung melakukan olah TKP.
Olah TKP itu diawali dengan memasang Polis line ,petugas melakukan pemotretan secara umum dan khusus di TKP maupun area sekitarnya.
Di TKP petugas menemukan dan mengamankan barang barang diantaranya.setengah botol miras jenis anggur merah dari Kulkas dan enam botol kosong miras dari berbagai jenis.
Selain itu petugas juga menemukan dan mengamankan beberapa bungkus obat obatan generik serta 1 buah slempang warna hitam yang berisikan paspor dan surat-surat (kartu) yang ditemukan di belakang pintu kamar almarhum.
Sementara hasil pemeriksaan tubuh almarhum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Belum Bisa ditentukan penyebab almarhum meninggal dunia.Perlu dilakukan tindakan Medis atau autopsi untuk memastikan penyebab meninggalnya almarhum
Namun demikian Kasatreskrim menjelaskan, pihak keluarga almarhun melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Jakarta menolak dilakukan Autopsi.
"Penolakan itu dituangkan dalam surat penolakan pihak keluarga melalui Kedubes Arab Saudi yang hanya mengijinkan untuk visum luar saja". Ujarnya.
Saat ini Jenazah Almarhum dalam proses pemulangan untuk dikebumikan di kampung halamannya Damman Arab Saudi.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman.


Tidak ada komentar
Posting Komentar