BIMA, tabaca.online.- Tidak lebih dari 24 jam, Gerak cepat Satuan Reskrim Polres Bima Polda NTB bersama Polsek Tambora berhasil meringkus lima terduga pelaku penganiayan bertempat di Kawasan Wisata Savana Dorombolo, Desa Oi Panihi.
Kasus dugaan tindakan Penganiyaan yang menyebabkan satu orang Warga Desa Labuhan Kananga yang berinisial DP (L/17) meninggal dunia itu diduga kuat dilakukan oleh lima orang warga Desa Kawinda Na,e Kecamatan Tambora Kabupaten Bima
Kelima terduga pelaku warga Desa Kawinda Na,e yang diamankan Minggu (15/02/26) itu masing-masing berinisial FN (L/17),JD (L/47),SD (L/42),HP (L/21) dan SB (L/16).
Kasus dugaan tindakan Penganiyaan itu sendiri terjadi Minggu tanggal 15 Februari 2026 sekira pukul 02.30 wita dini hari bertempat di kawasan Wisata Savana Dorombolo, Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP M.Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH., melalui Kasatreskrim AKP Abdul Malik SH.
Menindaklanjuti kejadian itu Kasat Reskrim AKP Abdul Malik,.SH.bersama personelnya langsung bergerak menuju dan melakukan serangkaian penyelidikan.
Tidak lama kemudian Tim mendapatkan informasi keberadaan para terduga pelaku dan tanpa membuang waktu tim langsung bergerak serta melakukan tindakan hukum dan mengamankan para pelaku.
Kelima terduga pelaku tersebut diamankan di rumahnya masing-masing dan pada saat ditangkap tidak melakukan perlawanan.
Untuk menghindari amukan massa para terduga pelaku ini dievakuasi melalui jalur Sanggar
Kasat kembali menjelaskan, untuk mengetahui keterlibatan dan peran masing-masing terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik Satreskrim Polres.
"Hingga saat ini masih Kami lakukan pemeriksaan". Tegasnya.
Lanjutnya, untuk mengantisipasi adanya tindakan provokasi dan atau kejadian susulan Polres Bima menyiagakan Personel Satsamapta, Brimob Batalyon C Pelopor Bima,TNI dan Satpol PP Kecamatan Tambora.
Langkah ini di ambil sebagai bentuk sinergitas antara Polri, TNI dan instansi pemerintah dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban.
Sementara itu pasca terjadinya kesalahpahaman antara kedua pemuda dari dua desa itu situasi Kamtibmas dilaporkan Kondusif.

Tidak ada komentar
Posting Komentar