BIMA, NTB.- Personel Satreskrim Polres Bima melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait adanya seorang pria yang meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Lintas Panda-Kota Bima, tepatnya di depan Masjid Raya Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Jumat (5/6/2026).
Korban diketahui bernama S ( L/55), warga Lingkungan Bara Timur, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, sekitar pukul 12.45 WITA korban sempat melaksanakan Salat Jumat di Masjid Raya Desa Panda. Setelah selesai menunaikan ibadah, almarhum menuju sepeda motor miliknya yang terparkir di depan masjid.
Saat berada di dekat kendaraannya, Almarhum sempat terlihat berdiri sambil memegang setang sepeda motor sebelum tiba-tiba terjatuh. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan memindahkan korban ke sebuah bale-bale di seberang jalan.
Salah seorang warga yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi Almarhum. Dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Mendapatkan informasi dari masyarakat, Satreskrim Polres Bima segera mendatangi lokasi dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian, termasuk olah TKP, dokumentasi, pemeriksaan kondisi tubuh korban, serta koordinasi dengan pihak keluarga.
Kapolres Bima, AKBP M. Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Polres Bima, IPTU Ghufron Subeki, S.H., menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga yang menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan tindakan medis maupun autopsi," kata Kapolres Bima sebagaimana dikutip Kasat Reskrim IPTU Ghufron Subeki, S.H.
Dari hasil pemeriksaan luar, petugas hanya menemukan luka lecet pada tangan kiri dan siku kiri yang diduga akibat benturan saat Almarhum terjatuh. Selain itu, belum ditemukan tanda-tanda lain yang mengarah pada adanya tindak pidana.
Pihak keluarga korban menyampaikan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes. Keluarga juga menyatakan menerima dengan ikhlas meninggalnya Almarhum serta menolak dilakukan pemeriksaan medis lanjutan maupun autopsi karena korban akan segera dimakamkan.
Setelah seluruh rangkaian tindakan kepolisian selesai dilaksanakan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.


Tidak ada komentar
Posting Komentar