BIMA, NTB.- Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bima Kabupaten Polda NTB melakukan oleh TKP awal tragedi kebakaran satu unit mobil jenis Daihatsu Xenia di Desa Pandai Kecamatan Woha Kabupaten Bima.
Olah TKP awal yang dilakukan oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Bima Kabupaten ini berlangsung pada Rabu 17 Juni 2026 sekira pukul 16.30. Wita.
Kasus kebakaran satu unit mobil jenis Daihatsu Xenia itu terjadi pada Selasa 15 Juni 2026 sekira pukul 20.30. Wita di Halaman kosong samping kiri Kediaman Kades Pandai
Kronologi,
Awalnya korban memarkirkan mobil di halaman kosong samping kiri kediaman kades Pandai setelah itu korban pergi ke rumahnya. kemudian sekira pukul 04.30 WITA adik korban memberitahukan bahwa mobilnya tsb sudah terbakar.
Setelah itu korban pergi melihat mobilnya dan sudah dalam keadaan terbakar kemudian korban meminta bantuan kepada warga disekitar TKP untuk membantu memadamkan api sehingga api dapat dipadamkan,
korban memeriksa keadaan mobilnya bahwa api bersumber dari arah belakang tangki mobil korban sehingga korban menduga bahwa mobil itu ada yang sengaja membakarnya.
Unit Identifikasi Satreskrim Polres Bima Kabupaten yang tiba di TKP langsung melakukan oleh TKP awal dengan melakukan pemotretan secara umum, khusus, pemantauan secara umum serta membuat sketsa TKP secara Umum dan khusus.
Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar S.I.K.,MH, melalui Kasat Reskrim Iptu Ghufron Subeki SH.
Jejak dan barang bukti yang temukan di TKP terdapat 1 unit mobil Daihatsu Xenia warna putih yang terparkir di lahan kosong dalam kondisi terbakar,Terdapat Lampu kiri belakang terbakar,Terdapat lampu kanan belakang terbakar,Terdapat Bamper belakang sebelah kanan terbakar Terdapat Lampu depan sebelah kanan terbakar, Terdapat kaca belakang mobil retak akibat panas api,Terdapat Sisa-sisa terpal warna oranye sebagai penutup mobil yang sudah terbakar."Selain itu petugas juga mengamankan Potongan terpal sisa kebakaran". Ujarnya.
Lanjutnya, Penyebab terjadinya Kejadian tersebut belum bisa disimpulkan dan harus dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Tidak ada komentar
Posting Komentar